Kemana Arah Pendidikan Indonesia Pasca Reshuffle Jilid II?

https://i1.wp.com/assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/07/27/karakter-tenaga-kependidikan-bersih-terpuji-anies-57988c61579773fc2e535875.jpg

Sumber : kompasiana.com

                Sampai detik ini, saya masih penasaran alasan Presiden Jokowi mencopot Anies Baswedan sebagai Menteri Pendidikan, walaupun itu adalah hak prerogatif Presiden. Sejak Reshuffle diumumkan kemarin, saya sibuk berselancar di dunia maya mencoba tahu alasan pencopotan pak Anies Baswedan plus nonton obrolan pengamat politik di TV ditambah membaca surat kabar. Namun saya tidak menemukan jawaban pasti.

Berbicara pendidikan di Indonesia, maka kita akan menemui berbagai macam persoalan mulai dari Kurikulum yang “amburadul”, sekolah yang roboh karena dimakan usia atau dana pembangunannya dikorupsi, anak putus sekolah, dana pendidikan dikorupsi, penyontekan massal saat Ujian Nasional, kekerasan pada anak, guru yang dijebloskan ke penjara karena mencubit siswanya dll. Pendidikan yang baik adalah harapan semua pihak baik Pemerintah maupun masyarakat umum.

Berkaca pada hasil survei beberapa lembaga dunia misalnya PISA (programme International Student Assesment) pada tahun 2000 menempatkan Indonesia di urutan 39 dari 41 negara yang disurvei bidang Literasi Membaca, 3 tahun berikutnya yakni tahun 2003, Indonesia peringkat 39 dari 40 negara. Selanjutnya Tahun 2006, Indonesia rangking 48 dari 56 negara yang disurvei. ( Sumber). Berdasarkan survei sebuah perguruan Tinggi di Amerika Serikat, menempatkan Indonesia peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei dalam hal minat baca (sumber).

Berdasarkan hasil survei tersebut, Anies Baswedan mengeluarkan Permendikbud Nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan Budi Pekerti yang salah satunya isinya adalah pembiasaan membaca 15 menit buku Non Pelajaran di Jam Pertama Sekolah. Hasilnya nanti kita dapatkan beberapa tahun ke depan. Belum lagi persoalan Kurikulum 2013 (K-13) baik secara teori, namun di lapangan masih banyak guru-guru yang agak susah melaksanakannya. Bagaimana tidak antara Silabus, Buku Petunjuk Guru dan Buku Siswa tidak sinkron. Maksudnya silabus mengatakan A, Buku Petunjuk Guru mengatakan B dan Buku Siswa mengatakan C. Namun alhamdulilah di era Anies Baswedan kesalahan tersebut diperbaiki sehingga sekarang ketiga-tiganya sudah sinkron. Implementasi Kurikulum 2013 tidak serentak di seluruh di Indonesia namun bertahap.

Persoalan Pendidikan sangat ditentukan oleh dua faktor yakni Guru dan Kepala Sekolah. Sehebat apapun kurikulumnya, kalau gurunya tidak mumpuni maka kurikulum tersebut tidak berarti. karena guru berada di garis paling depan kemajuan pendidikan. Untuk itu, pelatihan guru baik secara tatap muka (offline) maupun secara daring (online) digenjot oleh Kemendikbud. Diharapkan guru-guru bisa mengikuti pola belajar anak abad 21. Pak Anies pernah berucap di salah satu TV Swasta ” Di Indonesia, kelasnya abad 19, gurunya abad 20 dan siswanya abad 21″. Jadi hasil pendidikan itu tidak bisa kita rasakan dalam waktu singkat, namun perlu beberapa tahun untuk memetik hasilnya. Semoga dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru, membawa mutu dunia pendidikan Indonesia sejajar dengan negara-negara tetangga misalnya Singapura.

Iklan

3 Evaluasi Presiden yang Melengserkan Anies Baswedan

Kemarin tanggal 27 Juli 2016, bangsa Indonesia disuguhkan reshuffle Kabinet Jilid II yang diumumkan langsung oleh presiden Joko Widodo. Hampir semua stasiun TV menyiarkan secara langsung proses reshuffle tersebut. Ada beberapa nama baru yang masuk ke susunan Kabinet tersebut. Baik dari Parpol pendukung maupun dari kalangan profesional.
Berikut daftar menteri baru tersebut:
1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto
2. Menteri Keuangan Sri Mulyani
3. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sanjoyo
4. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
5. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
6. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita
7. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
8. Menteri ESDM Archandra Tahar
9. Menteri PAN dan RB Asman Abnur
10. Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan
11. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil
12. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong
13. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro
Tapi ada satu Menteri yang diganti menggugah hati nurani saya sebagai seorang guru, yakni Menteri Pendidikan Anies Baswedan. Menurut beberapa kalangan ada 3 kriteria evaluasi Presiden kepada menterinya. Kriteria tersebut adalah evaluasi kinerja, teknis dan politik. Mari kita lihat satu persatu evaluasi tersebut terhadap Anies Baswedan
1. Evaluasi kinerja
Anies Baswedan semenjak dilantik sebagai Menteri Pendidikan, langsung tancap gas bersama dengan seluruh jajarannya di kemendikbud untuk menyelesaikan benang kusut pendidikan Indonesia. Beliau bersama jajarannya meninjau ulang sistem Ujian Nasional yang mempersyaratkan Nilai Ujian Nasional sebagai penentu kelulusan siswa.
Hal itu menjadi angin segar bagi dunia pendidikan, yang selama ini merasakan betapa “kejamnya” ujian nasional kepada peserta didik. Bagaimana tidak, sekolah yang ada di pegunungan papua yang fasilitas sekolah dan gurunya sangat minim dibanding dengan sekolah yang ada di kota besar, soal Ujian Nasionalnya hampir sama dengan sekolah yang fasilitasnya lengkap. Kondisi ekonomi anak-anak di pedalaman jauh lebih sulit dibanding anak-anak yang ada di kota.
Tentu kualitas pendidikannya berbeda. Apalagi persepsi publik terhadap birokrasi pelayanan publik, PAk Anies Baswedan berada di urutan keenam Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/649419-ini-peringkat-kementerian-terbaik-versi-smrc
2. Evaluasi Teknis
Teknis Pendidikan di Indonesia semenjak Anies Baswedan dirombak besar-besaran. Promosi Jabatan setingkat eselon I dan II dilakukan melalu lelang jabatan.Dirjen kebudayaan diisi oleh Hilmar Farid, dimana beliau satu-satunya Dirjen di Kemendikbud yang bukan PNS. Tapi beliau terpilih sebagai Dirjen Kebudayaan melalui Lelang Jabatan. Ini adalah suatu contoh rekruitmen birokrat yang baik, bukan karena usulan partai atau kepentingan tertentu. Begitupun Dirjen Guru dan tenaga Kependidikan, yang sekarang dijabat oleh Sumarna Surapranata juga melalui Lelang jabatan secara terbuka.
Dulu sebelum pak Anies menjabat, di Kemendikbud terdiri atas beberapa Dirjen, namun sejak Anies baswedan dilantik sebagai Menteri Komposisi tersebut dirombak. Dahulu, kalau guru SD mau mengurus administrasinya harus melalui dirjen dikdas. Sekarang semua urusan administrasi guru baik TK, SD, SMP, SMA dan SMK ditangani hanya oleh satu dirjen yakni Dirjen GTK. Sumber : http://www.kemdikbud.go.id/main/tentang-kemdikbud/struktur-organisasi
3. Evaluasi Politik
Gonjang-ganjing pemilihan presiden 2019 semakin hangat. Partai Golkar yang dulunya berseberangan dengan Pemerintahan Jokowi, sekarang berbaik arah 180 derajat mendukung pemerintahan Jokowi. Bahkan Partai Golkar sudah mengumumkan Jokowi sebagai calon presiden mereka tahun 2019 nanti. Satu lagi partai yang balik haluan mendukung adalah Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan kedua partai pendukung baru tersebut mendapat “jatah” menteri yakni Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dari Golkar dan Menteri PAN dan RB Asman Abnur (PAN).
Selain itu, dukungan Ormas Masyarakat yang besar tentu menjadi pertimbangan politik bagi presiden menyongsong Pilpres. Ada rumor yang berkembang di kalangan Tim Jokowi mengkhawatirkan Anies Baswedan sebagai seorang tokoh yang bisa menyaingi popularitas Jokowi. Bagaimana tidak, Anies Baswedan dengan sepak terjangnya sebagai Mendikbud dan bersentuhan langsung dengan jutaan siswa dan Orang Tua semakin disenangi, karena sering turun langsung ke lapangan (blusukan) melihat sekolah dan ruang-ruang kelas di seluruh pelosok nusantara. Beliau berinteraksi dengan para Guru, siswa dan orang tua meminta masukan tentang dunia pendidikan.

Saya sebagai guru biasa, tidak tahu kriteria apa yang dipakai oleh Presiden Jokowi sehingga Menteri Anies Baswedan dicopot sebagai Menteri Pendidikan. Hanya Tuhan dan Presiden Jokowi yang tahu jawabannya. Salam, Guru biasa yang peduli terhadap Pendidikan.

Kembali ke rumah lama

Setelah lama ditinggal karena ada rumah baru (www.baslah.com), akhirnya per tanggal 6 agutus 2016 saya kembali ke rumah lama (baslah76.wordpress.com). Semoga pembaca bisa memakluminya.

Gambar

tik-7tik-6tik-5tik-4tik-3tik-1rekam medikfis-12ipafis11ipa-2fis-11ipafis-10bfis-10atik-2

Tugas XI IPA dan IPS

Carilah kode domain untuk masing-masing benua di bawah ini :

1. Asia       ( 20 kode domain internet )

2. Australia  ( 2 kode domain Internet)

3. Eropa    ( 20 kode domain internet )

4. Afrika   ( 20 Kode domain internet )

5. Amerika  ( 20 kode domain Internet )

pertemuan-3

Daftar link pertemuan ke-3 :

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_Charles
  2. http://budisma.web.id/materi/sma/fisika-kelas-xi/hukum-hukum-tentang-gas/

3. http://preparatorychemistry.com/Bishop_Gay_Lussac_Law_Flash1.htm

 

Video Pembelajaran :

w

 

 

 

Upload File ke website dengan Filezilla

Dalam dua (2) hari ini, saya lagi sibuk mengunggah ( upload) file CMS moodle di website gratisan 000webhost.com. Website ini saya tujukan dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah. Untuk menguploadnya ada 2 cara yaitu :

1. Langsung ke website 000webhost.com.

Tampilan web hosting gratisan 000webhost.com

Setelah di klik bagian File manager, ikuti langkah-langkah selanjutnya.

2. Dengan software Filezilla. Program ini bisa didapat di repo dengan mengetikkan perintah di terminal :

#apt-get install filezilla

Setelah program tersebut terinstall, maka kita siap upload file ke website kita !

Tampilan filezilla

Masukkan nama host kita pada bagian host, contoh : host: smacokro.tk. Setelah itu username, password dan port (21).

Jika semua isian sudah diamsukkan dengan benar, maka klik connect. Tunggu beberapa saat untuk terhubung dengan file-file yang ada di website.

Pada saat tulisan ini dibuat, upload file masih berlangsung !

 

 

Tugas Kelas XI ( Semester Genap )

Carilah pengertian isitilah di bawah ini :Modem

    1. Prosesor

    2. Keyboard

    3. E-mail

    4. server

    5. cloud computing

    6. hacker

    7. cracker

    8. TFT

    9. ftp

    10. vpn

    11. wifi

    12. wimax

    13. 4G

    14. hub

    15. Kabel UTP

    16. RJ 45

    17. konektor

    18. Transistor

    19. IC

    20. Diode

Pengiriman Tugas

Bagi mahasiswa UCM yang memprogramkan mata kuliah Aplikasi Komputer, mulai tanggal 11 Desember 2011 pengiriman tugasnya melalui alamat di bawah ini :

http://belajar.internetsehat.org/smacokromks

Bagi yang belum mendaftar, silahkan mendaftar pada websiter tersebut. Dan bagi mereka yang sudah terdaftar ( konfirmasi ) agar mengirim ulang tugas-2 di alamat di atas.

Catatan :

Silahkan buka alamat di atas untuk tugas berikutnya !

 

Tugas-2 Aplikasi Komputer

Buatlah makalah di Ms. Word tentang fungsi perintah ( semuanya ) Sub menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Data, Window, Help.

Contoh Sub menu pada menu File : New, Open, Close, Save, Save as  dst.

Tugas dikirim melalu e-mail ke : basri.linux@yahoo.co.id

Batas pengiriman tugas paling lambat 4 Desember 2011.

Ingat, tugas dikumpul via e-mail dengan lampiran tugasnya yang diketik di Ms. Word.