Solusi RSBI

Akhir-akhir ini santer dibicarakan tentang evaluasi RSBI baik itu melalui media cetak maupun media elektronik. Karena setelah 4 tahun lamanya yang menghabiskan anggaran hampir 4 Trilyun lebih, namun tidak menunjukkan hasil yang diharapkan. Hanya menghabiskan anggaran Negara dan anggaran dari Orang Tua Siswa.

Mulai tahun ini ( 2011) Pemerintah dalam hal ini Kemdiknas akan mengevaluasi seluruh sekolah yang berlabel RSBI yang jumlahnya 1.115 sekolah dari seluruh jenjang mulai SD, SMP, SMA dan SMK. Permohonan baru dari sekolah untuk menjadi RSBI ditunda juga, sampai waktu yang tidak ditentukan. Bahkan banyak kalangan yang menginginkan agar label RSBI dihilangkan saja. Sekolahnya tanpa label internasional, tapi mutu keluarannya dapat bersaing di dunia internasional.

Melihat kenyataan di atas, penulis mempunyai masukan agar sekolah dapat menghasilkan mutu yang bagus.

1. SDM guru harus digenjot.

Selayaknya pemerintah harus memperhatikan mutu guru, dengan cara memberikan mereka kesempatan untuk meng-update pengetahuan dan keterampilannya. Pemerintah harus lebih banyak melakukan workshop bagi guru yang berkesinambungan dan terus dimonitoring. Jika ada guru yang berprestasi, maka harus diberi apresiasi dalam bentuk uang atau barang. Jangan hanya dengan selembar sertifikat penghargaan, karena guru juga manusia biasa yang butuh materi ( uang ). Kesejahteraan guru juga harus diperhatikan, agar asap dapur mereka tetap mengepul sampai tanggal baru berikutnya. ( hehehehehe ). Jangan sampai konsentrasi guru buyar, gara-gara asap di dapur tidak mengepul lagi yang berbuntut dengan menurunnya kualitas pembelajaran di kelas. Kalau perlu, guru yang berprestasi diberi beasiswa untuk lanjut S1, S2 atau S3 baik di dalam maupun di luar negeri ! Ingat guru adalah pasukan terdepan untuk kemajuan pendidikan suatu bangsa.

2. Sarana dan prasarana sekolah

Sarana dan prasarana sekolah harus disediakan untuk menunjang PBM di sekolah. Karena sarana seperti KIT IPA, globe, LCD Proyektor dll sangat membantu untuk mencapai PBM yang optimal. Termasuk di dalamnya perpustakaan dengan berbagai macam judul buku .

3. Birokrasi dalam dunia pendidikan

Janganlah birokrasi pendidikanitu dipersulit, malahan harus dipermudah. Contohnya, guru yang mau naik pangkat, tidak usah dengan embel-embel persyaratan.

4. Label sekolah

Biarkanlah masyarakat yang menilai mana sekolah yang mutunya baik, sedang atau kurang. Jangan pemerintah yang memberi label !

Demikianlah sedikit pemikiran penulis untuk menjawab masalah RSBI !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: