Saya beli Sinyalnya

Sejak era telepon genggam pertama kali muncul di Indonesia tahun 1995, banyak masyarakat yang sangat bangga jika memiliki Handphone ( HP) pada waktu itu. Mempunyai HP merupakan prestise tersendiri di masyarakat. Pernah suatu waktu tahun 1997, di toko penjual HP di makassar terjadi dialog lucu seperti ini.  ( Pembeli = pengusaha ikan yang kaya raya dari daerah nun jauh  dari kota Makassar.)  ( Penjual = penjual HP  di Makassar ).

Pembeli : ” Ada dijual HP yang paling bagus ? “

Penjual : ” Ada pak !. Bapak mau beli HP merek apa ? “

Pembeli : ” Saya mau beli HP yang paling mahal  !”

Penjual : ” Oh begitu ya pak, kalau yang paling mahal ada mereknya Nokia. harganya sekitar

10 juta rupiah “

Pembeli : ” Ok. saya beli 3 buah “

Lalu dengan penuh keheranan, sang penjual bertanya :

Penjual : ” saya mau tanya pak ! Apa di daerah Bapak sudah ada sinyal ? “

Pembeli : ” belum ada ” jawabnya dengan mantap !

Penjual : ” wah Bapak tidak bisa pakai HP nya “

Pembeli : ” Kalau begitu sekalian saya beli sinyalnya “

Dengan penuh keheranan sang penjual menyerahkan 3 buah HP nokia kepada pengusaha tersebut !

Iklan